4 Hal Penting yang Harus Diketahui Mengenai Asuransi Dengan Sistem Cashless

 


Kebutuhan akan perlindungan diri dari asuransi kesehatan semakin meningkat. Apalagi di tengah rutinitas yang padat di tengah pandemi sehingga semakin memunculkan perasaan khawatir. Namun dengan kehadiran perlindungan asuransi akan membuat tiap individu semakin tenang menjalani aktivitas sehari hari. Manfaat asuransi saat ini juga semakin besar dan mudah diterima oleh pemegang polis dengan adanya fitur cashless atau fasilitas pembayaran non-tunai.

Selain memudahkan, fitur cashless atau fasilitas pembayaran non-tunai ini juga akan membantu penanganan kesehatan dilakukan dengan lebih cepat tanpa Anda perlu membayar sendiri terlebih dahulu. Umumnya peserta asuransi cukup melengkapi dokumen dan menyertakan kartu member asuransinya saja kepada petugas administrasi di Rumah Sakit maupun klinik kesehatan.

Berikut 4 hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap pemegang polis agar proses klaim asuransi ini berjalan lancar:.

   Rumah Sakit dan Klinik rekanan. Memeriksa Rumah Sakit atau klinik rekanan penting untuk dilakukan, terutama di area tempat tinggal maupun yang berdekatan dengan tempat kerja. Sebab klaim sistem cashless hanya berlaku di rumah sakit yang sudah menjadi rekanan, di luar itu maka sistem klaim yang berlaku adalah reimbursement. Untuk mendapatkan info mengenai rumah sakit rekanan, Anda dapat menghubungi agen asuransi dan meminta daftarnya. 

      Pembayaran Premi. Sama halnya dengan sistem klaim reimbursement, kelancaran pembayaran premi setiap bulan akan mempengaruhi status perlindungan asuransi Anda. Pembayaran premi yang terlambat atau tidak sesuai dengan jumlah yang ditentukan pada polis berimplikasi pada pembekuan polis. Sehingga saat perlindungan asuransi dibutuhkan sudah tidak dapat digunakan kembali. Itulah sebabnya, pastikan Anda selalu membayar premi tepat pada waktunya, ya!

   Pengecualian pertanggungan. Perusahaan asuransi akan memaparkan cakupan perlindungan yang Anda terima selama masa pertanggungan berlangsung. Pada sistem cashless, biasanya pihak rumah sakit akan menghubungi perusahaan asuransi untuk menjelaskan tindakan yang dilakukan selama pengobatan. Jika tidak ada bagian yang masuk ke dalam pengecualian, maka perusahaan asuransi akan menyetujui pengajuan klaim dan Anda tidak harus membayar. Tetapi jika ada bagian yang termasuk pengecualian, seperti pemberian vitamin dalam daftar obat, maka pengecualian tersebut biasanya wajib Anda tanggung sendiri.

 Masa berlaku kartu. Seperti yang telah disebutkan, proses klaim pada cashless hanya mengandalkan kartu dan formulir yang telah diisi. Namun terkadang, banyak pemegang polis yang tidak menyadari ketika masa berlaku kartunya habis. Atau tanpa sengaja salah membawa kartu. Padahal jika kartu yang digunakan sudah tidak lagi berlaku, maka proses klaim pasti akan ditolak.Jadi, perhatikan masa berlaku kartu asuransi dan pastikan Anda sudah membawa kartu yang benar.

Itu dia beberapa hal yang dapat Anda perhatikan sebagai pemegang polis asuransi yang menyediakan fitur cashless atau fasilitas pembayaran non-tunai. Kemudahan yang Anda terima haruslah dimaksimalkan dengan baik agar perlindungan dapat Anda terima dengan lebih mudah dan cepat. Konsultasikan kebutuhan dan pertanyaan Anda dengan agen asuransi untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

 

 

 

 

 

 

Belum ada Komentar untuk " 4 Hal Penting yang Harus Diketahui Mengenai Asuransi Dengan Sistem Cashless"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel